Perangkat Pembelajaran

Di dalam proses pendidikan, lembaga sekolah pastikan akan melakukan suatu rancangan-rancangan pembelajaran. Rancangan ini disebut sebagai Perangkat Pembelajaran. Baca lebih lanjut untuk mengetahui lebih lengkapnya

Perencanaan ialah kegiatan penyusunan suatu langkah-langkah yang akan dilakukan dalam pencapaian suatu tujuan yang sebelumnya telah ditentukan.

Penyusunan perencanaan ini didasarkan pada kebutuhan peserta didik dalam jangka waktu tertentu.

Akan tetapi, perencanaan yang akan dibuat haruslah dapat diterapkan dengan tepat sasaran dan mudah dalam pengaplikasiannya.

Pengertian Perangkat Pembelajaran

Perangkat ialah beberapa alat, media, bahan, atau petunjuk yang difungsikan dalam kegiatan pembelajaran agar tercapai tujuan tertentu sesuai yang diinginkan.

Pembelajaran ialah kegiatan bekerja sama antara pendidik dengan peserta didik dengan menggunakan potensi yang berasal dari dalam diri peserta didik.

Potensi peserta didik tersebut dapat berupa minat, bakat, dan  kemampuan dasar yang mencakup gaya belajar .

Ada juga potensi yang berasal dari luar diri peserta didik seperti lingkungan, sarana, dan sumber belajar. Hal ini dimaksudkan agar dapat mencapai suatu tujuan belajar tertentu.

Jadi dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran ialah rangkaian suatu media ataupun sarana yang nantinya akan difungsikan serta disiapkan oleh pendidik dan peserta didik dalam kegiatan belajar di kelas.

Sedangkan pengembangan perangkat pembelajaran merupakan rangkaian kegiatan yang dilaksanakan dengan tujuan untuk menghasilkan dan menciptakan suatu perangkat pembelajaran.

Perangkat pembelajaran yang dihasilkan ini di dasarkan pada teori pengembangan yang sebelumnya telah ada.


Urutan Perangkat Pembelajaran

No Urutan Perangkat Pembelajaran
1 Silabus
2 RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran)
3 Kalender Akademik
4 Program Tahunan
5 Program Semester
6 Rincian Pekan Efektif (RPE)
7 Buku Absen
8 Buku Jurnal
9 Buku Penilaian
10 Bundel Portofolio
11 Bank Soal
12 Media

Adapun urutan atau jenis-jenis perangkat pembelajaran antara lain sebagai berikut :

1. Silabus

Silabus merupakan sebuah perancangan pada satu atau lebih mata pelajaran ataupun suatu tema tertentu.

Silabus ini meliputi standar kompetensi, kompetensi dasar (KD), pokok pembelajaran atau materi pokok, indikator pembelajaran, penilaian pembelajaran, alokasi waktu, serta bahan atau alat dalam proses belajar.

Silabus juga biasa dikatakan sebagai penjabaran dari standar kompetensi dan kompetensi dasar (KD) kedalam suatu pokok pembelajaran dengan pencapaian kompetensi yang digunakan sebagai penilaian.

Silabus adalah pengaturan atau rencana-rencana dalam kegiatan pembelajaran serta penyusunan nilai secara sistematis dengan mencakup beberapa komponen-komponen yang saling berhubungan.

Komponen ini digunakan untuk mencapai suatu tujuan seperti pencapaian penguasaan dari kompetensi dasar (KD)

Silabus juga memiliki arti sebuah rancangan belajar yang didalamnya memuat beberapa rencana dari suatu materi ajar menurut jenjang ataupun kelas tertentu.

Selain itu juga memuat tentang hasil dari sebuah seleksi, pengurutan, pengelompokan, dan penyajian suatu kurikulum belajar yang sebelumnya telah dipertimbangkan terkait ciri dan kebutuhan nya.

Silabus difungsikan untuk menyebutkan suatu bahan yang digunakan untuk pengembangan kurikulum seperti penjelasan lebih dalam terkait standar kompetensi dan KD yang ingin dicapai.

A. Unsur-Unsur yang Ada Dalam Silabus:

  • Tujuan dari suatu mata pelajaran yang nantinya akan diajarkan pada peserta didik.
  • Memuat beberapa sasaran mata pelajaran yang akan dicapai.
  • Memerlukan suatu keterampilan yang akan digunakan untuk menguasai suatu mata pelajaran dengan baik.
  • Urutan topik-topik yang akan diajarkan pada peserta didik.
  • Adanya kegiatan dan berbagai sumber pendukung pembelajaran untuk meraih keberhasilan dalam proses pembelajaran.
  • Beberapa teknik-teknik atau strategi evaluasi yang akan digunakan.

B. Langkah-langkah yang Ada Dalam Silabus:

  • Menentukan sistematika dan menentukan format pada silabus.
  • Menentukan kemasan dalam silabus.
  • Menentukan kompetensi dasar (KD)
  • Menentukan topik materi pembelajaran beserta uraiannya terkait materi ajar tersebut.
  • Menentukan pengalaman belajar dari peserta didik.
  • Menentukan alokasi waktu dalam proses belajar.
  • Menentukan sumber acuan materi ajar.
  • Mengembangkan SP (satuan pendidikan)

C. Prinsip-Prinsip yang Mendasari Silabus:

#1. Ilmiah

Ilmiah mempunyai arti bahwa seluruh materi dan kegiatan yang telah dijadikan Sebagai muatan dalam suatu silabus harus dapat dibuktikan secara ilmiah.

#2. Relevan

Relavan memiliki maksud yaitu tingkat kesukaran, cakupan, kedalaman dan urutan dalam menyajikan suatu materi dengan menyesuaikan beberapa hal, seperti perkembangan intelektual, perkembangan fisik, perkembangan sosial, perkembangan emosional serta spritual dari peserta didik.

#3. Sistematis

Sistematis ialah beberapa komponen Silabus yang masih sangat berkaitan secara fungsional dalam pencapaian suatu kompetensi.

#4. Konsisten

Konsisten merupakan adanya suatu hubungan yang taat antara kompetensi dasar (KD), materi pokok, indikator, pengalaman dan sumber belajar, serta sistem penilaian dalam kegiatan pembelajaran.

#5. Memadai

Memadai berarti cakupan suatu indikator belajar, pengalaman belajar, materi pokok dan sumber belajar cukup dalam menunjang untuk tercapainya suatu kompetensi dasar (KD)

#6. Aktual

Aktual berarti cakupan suatu indikator belajar, pengalaman belajar, materi pokok dan sumber belajar dapat memperhatikan suatu perkembangan teknologi atau perkembangan suatu ilmu.

#7. Fleksibel

Fleksibel merupakan seluruh komponen yang terdapat dalam suatu  silabus akan dapat melakukan pengelompokan antara keragaman peserta didik, pendidik dan dinamika yang bisanya terjadi di madrasah.

#8. Menyeluruh

Menyeluruh dalam silabus dapat diartikan sebagai suatu komponen yang secara keseluruhan mencakup kognitif, afektif, dan psikomotor.

D. Komponen-Komponen yang Terdapat Dalam Silabus:

#1. Standar kompetensi (SK)

Standar kompetensi ini ialah sebuah kemampuan dasar yang diharuskan ada dalam diri peserta didik yang digunakan untuk kegiatan pembelajaran.

Dalam silabus, standar kompetensi ini difungsikan sebagai pemandu pendidik dalam kegiatan penjabaran suatu kompetensi dasar dan menjadikannya sebuah pengalaman belajar.

Sehingga diharapkan agar susunan pembelajaran tidak menyimpang dari kemampuan yang dimiliki oleh peserta didik yang ini mencapai suatu tujuan pembelajaran.

#2. Kompetensi dasar (KD)

Kompetensi dasar ialah suatu kemampuan yang harus dimiliki oleh lulusan dalam suatu mata pelajaran agar dapat diperlihatkan dan dilakukan oleh peserta didik.

Pentingnya kompetensi dasar pada silabus sebab digunakan sebagai peningkatan para pendidik dengan melihat seberapa jauh tuntutan target kompetensi yang nantinya akan dicapai.

Dalam kompetensi dasar ini memuat hasil belajar yang mencakup suatu pernyataan mengenai unjuk kerja dan berharap peserta didik akan melakukan kegiatan belajar dalam KD tertentu.

#3. Indikator

Indikator adalah suatu ciri atau karakteristik, tanda-tanda, atau respon yang dilakukan oleh peserta didik.

Dalam memperlihatkan hal tersebut, peserta didik harus menunjukkan bahwa dirinya telah mempunyai kompetensi dasar tertentu.

Apabila dalam sebuah  indikator yang  terdapat pada kompetensi dasar ini telah dapat dicapai oleh peserta didik, maka target suatu kompetensi dasar ini sudah bisa dikatakan terpenuhi.

#4. Materi pokok

Materi pokok adalah bagian dari keilmuan bahan kajian yang berisi tentang pengertian yang secara konseptual, isi, proses belajar, bidang ajar dan juga sebuah keterampilan.

#5. Pengalaman belajar

Pengalaman belajar ini berisi tentang susunan kegiatan belajar yang harus dijalankan oleh peserta didik dengan berurutan dan diharapkan dapat mencapai suatu kompetensi dasar.

#6. Alokasi waktu

Alokasi waktu yang dibutuhkan dalam menguasai kompetensi dasar ini perlu ditentukan.

Dalam menentukan alokasi waktu ini bergantung dengan keluasan serta kedalaman suatu kompetensi dasar serta tingkat kepentingan dan kebutuhan.

#7. Sumber, bahan, dan alat.

Sumber belajar ini meliputi buku, brosur, lembar informasi lepas, peta, foto, surat kabar, dan lain-lain.

Bahan dalam belajar ialah bahan-bahan yang nantinya akan dibutuhkan dalam kegiatan praktikum atau kegiatan belajar yang lainnya.

Alat belajar digunakan untuk membantu kemudahan dalam kegiatan belajar mengajar.

#8. Penilaian

Penilaian yang dimaksud ialah susunan kegiatan dalam memperoleh, menafsirkan dan menganalisis suatu data tentang kegiatan dan hasil dari belajar peserta didik.

Hasil belajar ini dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan agar terjadinya suatu informasi yang lebih bermakna.

Bentuk penilaian ini dapat berupa proyek, tertulis, produk ataupun portofolio.

#9. Skenario pembelajaran

Skenario pembelajaran ini ialah Langkah-langkah yang nantinya dilakukan oleh para pendidik dan peserta didik selama proses belajar mengajar sedang berlangsung.

Skenario ini mengarah pada pendekatan belajar yang telah di rencanakan dalam proses pembelajaran.

#10. Analisis hasil belajar peserta didik.

Ini merupakan suatu kegiatan dalam membandingkan hasil belajar peserta didik dengan SKBM yang telah ditentukan sebelumnya.

Sejarah Indonesia: Pra-Sejarah, Kemerdekaan, Hingga Masa Kini

Sejarah Indonesia: Pra-Sejarah, Kemerdekaan, Hingga Masa Kini

Sejarah Indonesia: Pra-Sejarah, Kemerdekaan, Hingga Masa Kini – Sepanjang sejarah Indonesia, ... Selengkapnya

2. RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran)

RPP merupakan rancangan tiap mata pelajaran yang dibuat oleh pendidik dalam kegiatan belajar di kelas.

Adapun komponen dalam RPP antara lain sebagai berikut :

No komponen dalam RPP
1 Adanya kolom identitas suatu mata pelajaran.
2 Standar Kompetensi (SK)
3 Kompetensi Dasar (KD)
4 Indikator dalam pencapaian kompetensi
5 Tujuan pembelajaran
6 Materi ajar atau materi pokok
7 Materi prasyarat
8 Alokasi waktu
9 Metode dalam pembelajaran
10 Kegiatan dan proses pembelajaran
11 Penilaian, dan
12 Sumber belajar

3. Kalender Akademik

Kalender Akademik

Kalender akademik merupakan kegiatan memanajemen waktu dalam kegiatan belajar mengajar selama satu tahun.

Di dalam kalender akademik terdapat menejemen waktu seperti UAS dan UTS, tahun ajaran, hari libur dan juga minggu belajar efektif.

4. Program Tahunan

Program tahunan ialah perencanaan dalam menetapkan suatu alokasi waktu satu tahun ajaran untuk mencapai suatu KD dan SK yang telah ditentukan.

Adapun langkah-langkah dalam pengembangan program tahunan, antara lain :

  1. Melihat alokasi waktu pada setiap mata pelajaran dalam seminggu.
  2. Menganalisis berapa minggu efektif setiap semester terkait apa yang telah ditentukan dalam alokasi efektif.

5. Program Semester

Program semester ini merupakan penjabaran dari suatu program tahunan. Program semester ini digunakan untuk menjawab kapan atau pada minggu ke berapa kegiatan pembelajaran untuk mencapai suatu KD.

Cara mengembangkan program semester antara lain :

  1. Menentukan standar kompetensi (SK) dan kompetensi dasar (KD) yang ingin dicapai oleh pendidik dan peserta didik.
  2. Melihat program tahunan yang sebelumnya telah disusun dalam penentuan alokasi waktu setiap standar kompetensi dan kompetensi dasar.
  3. Menentukan bulan dan minggu kegiatan pembelajaran kompetensi dasar itu akan dilakukan.

6. Rincian Pekan Efektif (RPE)

RPE adalah hasil dari analisis dalam manajemen waktu pada tahun ajaran yang di laksanakan.

Dalam pembuatan RPE pendidik akan berpedoman pada kalender akademik yang telah disusun sebelumnya.

Fungsi RPE dalam pembelajaran ini adalah sebagai panduan pendidik ketika menentukan hari efektif terkait kegiatan belajar.

7. Buku Absen

Buku absen merupakan buku yang didalamnya memuat nama dari peserta didik yang sedang kita ajar dalam suatu kelas.

Buku absen ini juga difungsikan untuk mengontrol daftar hadir peserta didik dalam kegiatan pembelajaran.

8. Buku Jurnal

Buku jurnal merupakan buku yang didalamnya mencakup beberapa catatan terkait penilaian perilaku dan sikap peserta didik selama kegiatan belajar sedang berlangsung.

Penilaian perilaku ini meliputi kedisiplinan, kerja sama, tanggung jawab dan lain-lain.

9. Buku Penilaian

Buku penilaian ini difungsikan untuk tempat penyimpanan data-data peserta didik terkait dari hasil evaluasi kegiatan pembelajaran.

10. Bundel Portofolio

Tugas yang telah diselesaikan oleh peserta didik akan dikumpulkan menjadi satu bundel dan terkadang akan digabung tiap individu atau perkelas nya.

Bundel portofolio ini digunakan pendidik untuk mengetahui dari perkembangan tiap peserta didik terhadap hasil belajar nya.

Melalui bundel porto folio ini, pendidik akan dapat melakukan kegiatan penyimpulan mengenai keberhasilan peserta didik dalam kegiatan belajar.

11. Bank Soal

Bank soal ini merupakan buku yang didalamnya memuat berbagai soal-soal yang nantinya akan diberikan kepada peserta didik.

12. Media

Dalam penyajian pelajaran, media merupakan faktor yang menentukan terkait keberhasilan pembelajaran.

Media ini memerlukan inovasi, serta kreativitas pendidik dalam penentuan media-media yang dibutuhkan mengenai pokok bahasan yang diberikan.


 

Manfaat Perangkat Pembelajaran Bagi Pendidik

No Manfaat Perangkat Pembelajaran Bagi pendidik
1 Mempermudah
2 Perangkat Pembelajaran sebagai Pedoman
3 Peningkatan Profesionalisme
4 Sebagai Perbandingan Tolak Ukur/Evaluasi

Berikut manfaat yang terdapat dalam perangkat pembelajaran antara lain :

1. Mempermudah

Perangkat pembelajaran ini dapat mempermudah pendidik dalam kegiatan pembelajaran.

Pendidik akan lebih mudah dalam penyampaian materi, tanpa banyak mengingat dan berpikir.

2. Perangkat Pembelajaran sebagai Pedoman

Hal ini penting dilakukan sebab dalam kegiatan pembelajaran haruslah sistematis dan berpola.

Karena kebanyakan masih ada pendidik yang hilang arah ditengah-tengah kegiatan belajar yang disebabkan tidak mempunyai perangkat pembelajaran.

Maka dari itu, perangkat pembelajaran ini memberi pedoman mengenai apa yang seharusnya dikerjakan oleh pendidik dalam proses belajar dalam kelas.

3. Peningkatan Profesionalisme

Perangkat pembelajaran tidak selalu digunakan untuk kelengkapan administrasi, namun perangkat pembelajaran juga digunakan dalam meningkatkan profesionalisme pendidik.

Seorang pendidik haruslah dapat mengembangkan perangkat belajar dengan maksimal. Jika tidak, maka kemampuan yang dimiliki oleh pendidik akan menurun dan tidak akan berkembang.

4. Sebagai Perbandingan Tolak Ukur/Evaluasi

Pendidik yang profesional tentunya akan melakukan kegiatan mengevaluasi setiap hasil belajar peserta didik nya. Begitupun juga dengan perangkat pembelajaran.

Kegiatan evaluasi dapat diawali dengan pembandingan dari beberapa kegiatan yang dilakukan dalam kelas, strategi dan metode pembelajaran dengan data yang terdapat pada sebuah perangkat pembelajaran.

 

Kesimpulan

Perangkat pembelajaran merupakan serangkaian sarana yang disiapkan oleh pendidik bersama peserta didik dalam kegiatan pembelajaran.

Perencanaan ialah kegiatan penyusunan suatu langkah-langkah yang akan dilakukan dalam pencapaian suatu tujuan yang sebelumnya telah ditentukan.

Penyusunan perencanaan ini didasarkan pada kebutuhan peserta didik dalam jangka waktu tertentu.

Perangkat pembelajaran ialah rangkaian suatu media ataupun sarana yang nantinya akan difungsikan serta disiapkan oleh pendidik dan peserta didik dalam kegiatan belajar di kelas.

Perangkat pembelajaran ini dapat mempermudah pendidik dalam kegiatan pembelajaran.

Pendidik akan lebih mudah dalam penyampaian materi, tanpa banyak mengingat dan berpikir.

Salah satu perangkat pembelajaran yang penting ialah silabus.

Silabus ini meliputi standar kompetensi, kompetensi dasar (KD), pokok pembelajaran atau materi pokok, indikator pembelajaran, penilaian pembelajaran, alokasi waktu, serta bahan atau alat dalam proses belajar.

Silabus difungsikan untuk menyebutkan suatu bahan yang digunakan untuk pengembangan kurikulum seperti penjelasan lebih dalam terkait standar kompetensi dan KD yang ingin dicapai.

Yang Banyak Ditanyakan (FAQ)

Apa itu Pendekatan Pembelajaran?

Perangkat pembelajaran merupakan serangkaian sarana yang disiapkan oleh pendidik bersama peserta didik dalam kegiatan pembelajaran.

Apa manfaat dari Pendekatan Pembelajaran?

Perangkat pembelajaran ini dapat mempermudah pendidik dalam kegiatan pembelajaran. Pendidik akan lebih mudah dalam penyampaian materi, tanpa banyak mengingat dan berpikir.

Penutup

Demikian penjelasan terkait perangkat pembelajaran yang digunakan dalam kegiatan belajar mengajar dalam kelas.

Perangkat pembelajaran ini memberi pedoman mengenai apa yang seharusnya dikerjakan oleh pendidik dalam proses belajar dalam kelas.

Pendidik juga diharapakn untuk membuat perencanaan yang harus dapat diterapkan dengan tepat sasaran dan mudah dalam pengaplikasiannya.