Model Pembelajaran Langsung (Direct Instruction)

Model Pembelajaran Langsung
Salah satu tujuan dari model pembelajaran langsung ini ialah untuk membantu pendidik dan peserta didik untuk membagikan pengetahuan dan keterampilan terkait materi pembelajaran. simak penjelasan lebih lengkapnya

Dalam implementasi suatu model, strategi, kurikulum, dan teknik pembelajaran dianggap satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan lagi dalam kegiatan belajar.

Sebab salah satu komponen penting dalam sebuah kurikulum yaitu model pembelajaran.

Tujuan diterapkannya model pembelajaran ialah agar membantu pendidik dan peserta didik untuk mendapatkan informasi dan keterampilan terkait kegiatan pembelajaran.

Salah satu model pembelajaran yang sudah umum digunakan oleh para pendidik yaitu model pembelajaran langsung.

Untuk mempelajari lebih jauh terkait model pembelajaran langsung, simak artikel berikut.

Pengertian Model Pembelajaran Langsung

Pengertian Model Pembelajaran Langsung
Model pembelajaran langsung merupakan model pembelajaran yang dirancang untuk menunjang kegiatan pembelajaran peserta didik yang berhubungan dengan pengetahuan prosedural dan deklaratif.

Pengetahuan Prosedural merupakan pengetahuan mengenai sesuatu yang dapat berupa fakta, prinsip, konsep atau generalisasi.

Sedangkan pengetahuan deklaratif merupakan pengetahuan tentang bagaimana cara dalam melaksanakan sesuatu.

Pengetahuan ini akan terstruktur dengan baik sehingga dapat mengajar secara bertahap dan selangkah demi selangkah.

Model pembelajaran ini menekankan pada pemahaman konsep dan perubahan perilaku dengan mengutamakan adanya pendekatan deduktif.

Dalam hal ini, pendidik bertugas untuk menyampaikan informasi dan pendidik juga menggunakan media seperti film, gambar, peragaan, dan lain-lain.

Menurut Para Ahli

1. Sudrajat (2011)

Model pembelajaran langsung merupakan proses pembelajaran yang lebih menitikberatkan pada penguasaan konsep dan perubahan perilaku dengan mengedepankan deduktif.

Menurut Sudrajat model pembelajaran langsung memiliki ciri :

  1. Pembelajaran berorientasi pada suatu tujuan tertentu.
  2. Keterampilan secara langsung.
  3. Materi pembelajaran yang terstruktur.
  4. Lingkungan belajar yang terstruktur.
  5. Uno dan Nurdin (2011: 111)

Model pembelajaran langsung merupakan model pembelajaran yang berbentuk ceramah, pelatihan dan praktik, kerja kelompok dan juga demonstrasi.

2. Arends (2001) dalam Trianto (2007: 29)

Model pembelajaran langsung merupakan salah satu model mengajar yang sebelumnya telah dirancang oleh pendidik untuk menunjang dalam proses belajar.

Hal ini saling berhubungan dengan pengetahuan deklaratif dan juga  pengetahuan prosedural yang sebelumnya telah terstruktur dengan baik.

Hal ini nantinya akan diajarkan dengan pola kegiatan bertahap.

3. Gagne (dalam Nur 2000)

Model pembelajaran langsung mempunyai dua macam pengetahuan, yaitu pengetahuan prosedural dan pengetahuan deklaratif.

Pengetahuan prosedural merupakan pengetahuan yang membahas bagaimana cara dalam melakukan sesuatu.

Sedangkan pengetahuan deklaratif merupakan pengetahuan tentang suatu hal.

Dari beberapa pengertian para ahli diatas, maka dapat diambil sebuah kesimpulan bahwa model pembelajaran langsung adalah model pembelajaran yang sudah umum digunakan.

Model ini dirancang khusus untuk para peserta didik dalam kegiatan belajar peserta didik yang berkaitan dengan pengetahuan yang terstruktur dengan baik.

Model Pembelajaran Lainnya:

Ciri-Ciri Model Pembelajaran Langsung

NoCiri-Ciri Model Pembelajaran Langsung
1Tujuan pembelajaran
2Lingkungan belajar tersusun dengan sistematis
3Materi tersusun secara sistematis
4Adanya perubahan keterampilan dan sikap secara langsung

Kardi dan Nur   (2000: 3) menyebutkan beberapa ciri yang ada dalam model pembelajaran langsung, antara lain :

1. Tujuan Pembelajaran

Tujuan pembelajaran

Model pembelajaran ini menekankan pada tujuan yang berorientasi kepada peserta didik dan spesifik serta mengandung uraian yang jelas mengenai penilaian dan tingkat ketercapaian kriteria keberhasilan.

2. Lingkungan Belajar Tersusun dengan Sistematis

Lingkungan belajar tersusun dengan sistematis

Keberhasilan dalam suatu kegiatan belajar tentu memerlukan lingkungan yang baik untuk kegiatan presentasi dan demonstrasi.

Lingkungan yang baik misalnya ruangan yang tenang serta penerangan yang baik, dan terdapat alat dan media yang sesuai.

Selain itu model pembelajaran langsung juga berpusat pada semangat peserta didik dalam hal mengamati kegiatan yang dilakukan oleh pendidik.

3. Materi Tersusun Secara Sistematis

Materi tersusun secara sistematis

Dalam penerapan model pembelajaran langsung memiliki lima fase yang dirasa sangat penting. Pembelajaran langsung mencakup demonstrasi, metode ceramah, pelatihan dan praktik, serta kerja kelompok.

Model pembelajaran langsung juga digunakan untuk menyampaikan materi pelajaran yang telah tersusun secara sistematis dari pendidik kepada peserta didik.

4. Adanya Perubahan Keterampilan dan Sikap Secara Langsung

Adanya perubahan keterampilan dan sikap secara langsung

Pada dasarnya, model pembelajaran ini memerlukan kaidah untuk mengatur bagaimana peserta didik yang suka berbicara, dan menjamin tempo kegiatan belajar yang baik.

Serta teknik khusus yang mengatur keterlibatan dan keaktifan peserta didik dan untuk menanggulangi tingkah laku peserta didik yang masih menyimpang.

Tahapan Model Pembelajaran Langsung

NoTahapan Model Pembelajaran Langsung
1Orientasi (Orientation)
2Presentasi (Presentation)
3Latihan Terstruktur ( Structured Practice )
4Latihan terbimbing (Guided Practice)
5Latihan Mandiri (Independent Practice)

Bruce dan Weil menjabarkan mengenai tahapan dalam proses pembelajaran model langsung, antara lain :

1. Orientasi (Orientation)

Orientasi

Sebelum pendidik menjelaskan dan menyajikan materi baru, lebih baik jika pendidik memberikan orientasi kepada peserta didik terlebih dahulu mengenal materi yang nantinya akan disampaikan.

Bentuk-bentuk orientasi yaitu seperti :

  • Pendahuluan yang nantinya digunakan untuk mengetahui pengetahuan yang relevan dengan pengetahuan yang telah dimiliki oleh peserta didik.
  • Pendidik menerapkan dan memberi informasi tentang tujuan pembelajaran.
  • Pendidik memberikan arahan dan penjelasan tentang kegiatan yang akan dilaksanakan.
  • Pengetahuan tentang konsep dan materi yang akan diterapkan pada kegiatan yang akan dilakukan selama kegiatan pembelajaran.
  • Menyertakan pelajaran.

2. Presentasi (Presentation)

Presentasi

Dalam kegiatan ini, pendidik akan menyajikan materi pelajaran baik itu berupa keterampilan ataupun konsep-konsep.

Dalam penyajian materi ini mencakup :

  • Menyajikan materi dalam langkah kecil Sehingga dapat dikuasai oleh peserta didik dalam waktu pendek dan cepat.
  • Menyajikan konsep contoh-contoh.
  • Memperagakan keterampilan dengan cara berjalan dan menjelaskan langkah kerja terhadap tugas.
  • Menjelaskan ulang terkait hal-hal yang masih dirasa kurang paham/sulit.

3. Latihan Terstruktur ( Structured Practice )

Latihan Terstruktur

Pada kegiatan ini, pendidik memandu peserta didik dalam melakukan latihan-latihan. Pada tahap ini pendidik sangat berperan penting dalam pemberian umpan balik terhadap respon peserta didik.

4. Latihan terbimbing (Guided Practice)

Latihan terbimbing

Pada tahap ini,  pendidik memberi peluang kepada peserta didik nya agar berlatih keterampilan dan konsep.

Latihan terbimbing ini juga tepat digunakan oleh pendidik untuk menilai hasil belajar peserta didik.

Pada kegiatan ini, pendidik bertugas untuk memonitor serta memberikan bimbingan kepada peserta didik apabila diperlukan.

5. Latihan Mandiri (Independent Practice)

 Latihan Mandiri

Dalam kegiatan ini, peserta didik lah yang melakukan latihan mandiri. Tahap ini akan dilakukan oleh peserta didik yang telah menguasai tahap pengerjaan tugas dengan skor  85-90%.

Tugas-tugas Perencanaan Pendidik

Tugas-tugas perencanaan pendidik

Sebelum menerapkan model pembelajaran langsung ini, alangkah baiknya pendidik memperhatikan tugas-tugas yang harus dilaksanakan.

Tugas-tugas pendidik antara lain :

  1. Merumuskan tujuan
  2. Merumuskan tujuan
  3. Melakukan analisis tugas
  4. Merencanakan waktu dan ruang

Pada tahap ini, ada dua hal yang harus diperhatikan oleh pendidik, antara lain :

  • Memastikan bahwa waktu yang disiapkan seimbang dengan bakat dan kemampuan peserta didik.
  • Memberi semangat kepada peserta didik agar mereka tetap mengerjakan tugas-tugasnya dengan perhatian yang baik.

Dengan adanya perencanaan yang matang dari pendidik, diharapkan dalam kegiatan belajar mengajar akan berjalan dengan lancar dan baik.

Selain itu dapat mencapai tujuan pembelajaran atau kurikulum yang telah ditentukan sebelumnya.

Langkah-Langkah atau Sintak Model Pembelajaran Langsung

NoLangkah-Langkah atau Sintak Model Pembelajaran Langsung
1Pendidik diharuskan menyampaikan fokus dan tujuan pembelajaran.
2Mengulas kembali pemahaman Peserta didik tentang materi
3Memberikan bahan materi ajar
4Melakukan bimbingan
5Peserta didik diberi waktu luang untuk mengasah materi
6Mengevaluasi kemampuan peserta didik dan Pendidik memberi feedback
7Membuat latihan individu ke siswa

Adapun Langkah-langkah yang ada dalam model pembelajaran langsung, ialah :

1. Pendidik Diharuskan Menyampaikan Fokus dan Tujuan Pembelajaran.

Pendidik diharuskan menyampaikan fokus dan tujuan pembelajaran.

Dalam tahap ini pendidik memberikan informasi mengenai hal-hal yang harus dipelajari dan dipahami serta kinerja peserta didik yang diharapkan.

2. Mengulas Kembali Pemahaman Peserta Didik Tentang Materi (mereview)

Mengulas kembali pemahaman Peserta didik tentang materi

Mengulas keterampilan dan pengetahuan peserta didik secara bersyarat. Dalam kegiatan ini pendidik mengajukan beberapa pertanyaan kepada peserta didik.

Hal ini dimaksudkan untuk mengungkap seberapa jauh pengetahuan dan keterampilan yang telah dipelajari dan dikuasai oleh peserta didik.

3. Memberikan Bahan Materi Ajar

Memberikan bahan materi ajar

Pada tahap ini, pendidik menyampaikan materi ajar, menyajikan informasi serta memberikan contoh-contoh dan sebagainya.

4. Melakukan Bimbingan

Melakukan bimbingan

Kegiatan bimbingan ini dilakukan dengan cara pendidik mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk menilai seberapa jauh tingkat pemahaman peserta didik serta mengoreksi kesalahan konsep belajar.

5. Peserta Didik Diberi Waktu Luang Untuk Mengasah Materi (pengetahuan)

Peserta didik diberi waktu luang untuk mengasah materi

Pendidik memberikan kesempatan kepada peserta didik agar melatih keterampilannya dan peserta didik dapat menggunakan informasi terbaru secara berkelompok maupun individu.

6. Mengevaluasi Kemampuan Peserta didik dan Pendidik Memberi Feedback (umpan balik)

Mengevaluasi kemampuan peserta didik dan Pendidik memberi feedback

Pendidik memberikan review mengenai hal-hal yang telah dilakukan peserta didik selama kegiatan belajar.

Pendidik juga memberikan umpan balik terhadap respon peserta didik serta menguji keterampilannya jika diperlukan.

7. Membuat Latihan Individu ke Siswa

Membuat latihan individu ke siswa

Dalam kegiatan ini, pendidik akan memberikan beberapa tugas mandiri kepada peserta didik dalam mengasah pemahamannya terhadap materi yang telah dibuat.

Tujuan dan Penerapan

Tujuan dan Penerapan

Berikut terdapat tujuan dan penerapan dalam penerapan model pembelajaran langsung, antara lain :

  • Mendiskripsikan suatu konsep utama dan menghubungkan konsep tersebut dengan berbagai konsep yang lain.
  • Ketika pendidik memiliki keinginan untuk membagikan pengetahuan, strategi dan skill yang memiliki sistem pasti dan jelas.
  • Model pembelajaran ini dilaksanakan agar mengetahui kapasitas peserta didik dalam pemahaman skill dasar yang dibutuhkan dalam kegiatan peserta didik, seperti penyelesaian masalah.
  • Model pembelajaran ini sangat tepat digunakan apabila peserta didik dapat mengerti mengenai alur presentasi, pertanyaan, pemrosesan, dan pelaksanaan.
  • Penerapan model ini sangat bermanfaat untuk merangsang peserta didik dalam pemahaman suatu materi.
  • Ketika pendidik berniat memberikan penjelasan terkait garis besar standar kompetensi yang harus peserta didik tempuh dalam melaksanakan kegiatan belajar, baik kelompok atau individu.
  • Ketika peserta didik mendapat hambatan yang dapat diatasi dengan penjelasan dari pendidik yang jelas dan sistematis.

Tetapi pada dasarnya, dalam penerapan model pembelajaran langsung ini, pembelajaran tidak sesuai dengan teori yang diajarkan.

Hal demikian dapat disebabkan karena pendidik yang belum bisa memahami penerapan model pembelajaran langsung.

Kekurangan dan Kelebihan

Adapun kekurangan dan kelebihan dari penerapan model pembelajaran langsung ini antara lain :

1. kekurangan

kekurangan
  • Peserta didik akan memiliki sedikit peluang untuk terlibat aktif dalam kegiatan pembelajaran.
  • Model Pembelajaran Langsung ini lebih berpusat kepada komunikasi si pendidik.
  • Model pembelajaran langsung tidak selalu melibatkan peserta didik.
  • Peserta didik dapat kehilangan perhatian selama 10-20 menit dan peserta didik hanya akan mengingat tentang isi materi yang telah disampaikan oleh pendidik.
  • Apabila model pembelajaran langsung ini sering diterapkan, maka akan menyebabkan peserta didik akan bergantung kepada si pendidik.
  • Jika pendidik sebagai pusat kegiatan pembelajaran, maka kesuksesan dan keberhasilan juga bergantung kepada pendidik dalam menyampaikan materinya.

Apabila pendidik dirasa tidak tampak siap, percaya diri, berwawasan, antusias dan terstruktur, maka peserta didik akan cenderung menjadi jenuh dan bosan.

Bahkan peserta didik akan teralihkan dan pembelajaran mereka menjadi terhambat.

Model pembelajaran langsung ini juga berpusat pada pendidik. Sehingga kebanyakan peserta didik akan menjadi pasif. Maka sangat disarankan untuk para pendidik agar berhati-hati dalam penerapan model ini.

Rancangan pembelajaran yang dilakukan oleh pendidik diharuskan dapat menjamin seluruh interaksi peserta didik.

Khususnya dalam kegiatan mendengarkan, memperhatikan dan kegiatan tanya jawab.

Pengaturan suasana kelas mengacu pada tugas-tugas dan diharapkan peserta didik mampu mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan.

2. Kelebihan

Kelebihan
  • Model pembelajaran langsung ini dapat mendengarkan kegiatan seperti ceramah, dan dapat membantu peserta didik yang cocok belajar dengan penerapan model pembelajaran ini.
  • Pendidik dapat mengatur isi materi dan urutan informasi yang nantinya akan diterima oleh peserta didik yang dapat mempertahankan fokus tentang beberapa tujuan yang harus dicapai oleh peserta didik.
  • Model pembelajaran langsung merupakan salah satu metode yang efektif digunakan dalam bidang studi tertentu.

Pendidik dapat memperlihatkan bagaimana cara mendekati suatu permasalahan, bagaimana cara menganalisis informasi, dan bagaimana cara suatu pengetahuan itu dapat dihasilkan.

  • Dapat digunakan untuk membantu kesulitan yang mungkin terjadi pada peserta didik sehingga hal tersebut dapat diterima.
  • Model pembelajaran langsung akan terus menerus berpusat pada kemampuan refleksi pendidik dan pendidik akan memperbaikinya.
  • Model pembelajaran ini akan menjadi cara yang efektif dalam pengajaran informasi serta pengetahuan yang faktual dan terstruktur.

Kesimpulan

Model pembelajaran langsung adalah salah satu model pembelajaran yang telah  dirancang sebelumnya untuk menunjang kegiatan belajar para peserta didik.

Proses belajar ini berkaitan dengan pengetahuan deklaratif maupun pengetahuan prosedural. Di mana pengetahuan ini sudah terstruktur dengan baik sehingga dapat diajarkan dengan pola bertahap.

Dalam model pembelajaran langsung ini memiliki sebuah kelebihan, akan tetapi terdapat juga kekurangan yang ada dalam penerapan model ini.

Dari model pembelajaran langsung ini memiliki pemikiran mendasar mengenai kegiatan belajar peserta didik yang secara selektif, menirukan, dan mengingat materi yang disampaikan oleh pendidik.

Dengan adanya pemikiran tersebut, terdapat hal yang harus diperhatikan oleh pendidik dalam penerapan model pembelajaran langsung yaitu menghindari penyampaian materi yang terlalu kompleks.

Yang Banyak ditanyakan

Bagaimana cara kerja model pembelajaran langsung?

Model pembelajaran ini menekankan pada pemahaman konsep dan perubahan perilaku dengan mengutamakan adanya pendekatan deduktif.

Apa peran pendidik dalam model pembelajaran langsung?

Pendidik bertugas untuk menyampaikan informasi dan pendidik juga menggunakan media seperti film, gambar, peragaan, dan lain-lain.

Apa keunggulan dari model pembelajaran langsung?

Model pembelajaran ini menjadi cara yang efektif dalam pengajaran informasi serta pengetahuan yang faktual dan terstruktur.

Penutup

Demikian penjelasan terkait diterapkannya model pembelajaran langsung (Direct Intructions).

Diharapkan pendidik juga mempelajari berbagai model pembelajaran secara sungguh-sungguh. Agar nantinya dapat diaplikasikan dalam kegiatan pembelajaran.

Model pembelajaran dianggap sangat penting sebab akan mempengaruhi pada keberhasilan peserta didik dalam suatu kegiatan belajar.

Tetapi dalam penggunaan model pembelajaran juga harus menyesuaikan dengan peserta didik, sekolah, pendidik, serta materi atau kurikulum yang ada.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Kalau ada sesuatu yang ingin ditanya, silakan tinggalkan komentar atau hubungi melalui Halaman Kontak yang tersedia