Model Pembelajaran Example non Example

Model Pembelajaran Example non Example
Model Pembelajaran Example non Example ini menggunakan media gambar agar peserta didik tertarik dengan kegiatan belajar dan tidak merasa bosan. Simak lebih lanjut penjelasannya

Seorang pendidik harus pintar memilih model pembelajaran dan media pembelajaran yang tepat.

Salah satu model pembelajaran yang cocok diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar ialah model pembelajaran example non example.

Model pembelajaran example non example merupakan kegiatan belajar dengan melihat gambar dalam mencapai tujuan belajar.

Dan model pembelajaran example non example akan membuat peserta didik tertarik dengan kegiatan belajar dan tidak merasa bosan.

Untuk lebih jelasnya mengenai model pembelajaran example non example, simak penjelasan dari artikel berikut:

Pengertian Model Pembelajaran Example non Example

Pengertian Model Pembelajaran Example non Example

Dalam proses pembelajaran, pemahaman peserta didik ialah yang paling penting. Tetapi terkadang peserta didik sudah lupa tentang materi yang telah disampaikan pendidk.

Hal tersebut disebabkan oleh pendidik yang dalam penyampaian materinya tidak menggunakan gambar-gambar sebagai contoh.

Berkaitan dengan hal itu, diperlukan pemilihan model yang tepat yang nantinya dapat meningkatkan pemahaman peserta didik serta kreativitas dalam kegiatan belajar.

Model pembelajaran example non example ini merupakan salah satu model pembelajaran yang dirancang untuk merangsang pola interaksi peserta didik dalam memperoleh hasil akademik dengan menggunakan media gambar sebagai sarana penyampaian materi.

Model pembelajaran ini dimaksudkan agar alternatif metode belajar kelas tradisional serta menuntut peserta didik untuk saling membantu dalam sebuah kelompok.

Model pembelajaran example non example merupakan pola yang digunakan dalam kegiatan belajar untuk mengajarkan mengenai definisi konsep.

Strategi ini mempunyai tujuan untuk mempersiapkan peserta didik secara tepat dengan penerapan dua hal, yaitu example dan non example. Keduanya memiliki konsep yang serupa.

Example memberi sebuah gambaran atau contoh materi yang sedang dipelajari, sedangkan non example akan memberikan suatu gambaran yang bukan termasuk contoh dalam meteri yang sedang dibahas.

Tennyson dan Pork (1980 hal 59) dalam Slavin 1994 menyebutkan ada tiga hal yang harus diperhatikan pendidik dalam menyajikan contoh, antara lain :

  1. Mengurutkan contoh gambar dari yang termudah ke yang sulit.
  2. Memilih contoh yang berbeda dari setiap gambar.
  3. Membandingkan serta membedakan antara contoh dan non contoh

Examples Non Examples Menurut Para Ahli

berikut penjelasan Examples Non Examples Menurut Para Ahli:

1. Hamzah B. Uno, 2012 : 117

Model pembelajaran example non example merupakan model pembelajaran yang menerapkan beberapa contoh dan gambar yang berkaitan dengan kompetensi dasar.

non example merupakan model pembelajaran yang menerapkan beberapa contoh dan gambar yang berkaitan dengan kompetensi dasar.

Dalam penerapan model pembelajaran example non example ini diharapkan peserta didik dapat menyesuaikan dan memilih contoh-contoh melalui gambar yang telah diperlihatkan oleh pendidik.

Sehingga kegiatan belajar mengajar akan berjalan dengan lancar dan mendapat hasil yang baik.

2. Buehl dalam Apariani dkk. (2010:20)

Model pembelajaran example non example merupakan kegiatan belajar dengan menggunakan vidio tentang kasus yang telah terjadi yang pastinya berkaitan dengan kompetensi dasar.

Kegiatan belajar model ini akan lebih meningkatkan keaktifan peserta didik, kekreatifan, serta membuat kegiatan belajar menjadi lebih bermakna.

Dengan ini diharapkan indikator yang ada dalam kompetensi dasar bisa tercapai dengan baik.

3. Roestiyah, 2001: 73

Model pembelajaran example non example merupakan kegiatan belajar yang mempersiapkan sebuah diagram, gambar, ataupun tabel yang sesuai materi ajar dan kompetensi.

Lalu gambar yang disajikan akan ditempel atau bisa menggunakan LCD, kemudian melalui petunjuk pendidik, peserta didik harus mengamati gambar yang telah disajikan.

Kemudian diadakan diskusi kelompok mengenai gambar yang telah diperlihatkan, dan selanjutnya kegiatan presentasi kelompok.

4. Slavin dalam Djamarah, (2006: 1)

Model pembelajaran example non example merupakan kegiatan belajar yang ditunjang dengan contoh-contoh.

Contoh-contoh tersebut diperoleh dari gambar maupun kasus-kasus yang sejalan dengan kompetensi dasar.

Menurut beberapa pengertian dan penjelasan dari beberapa para ahli diatas, dapat diambil kesimpulan bahwa model pembelajaran example non example merupakan kegiatan belajar dengan gambar.

Dengan model ini siswa dituntut untuk lebih aktif dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar.

Dalam hal tersebut juga harus didasari dengan suasana belajar yang sedemikian rupa agar peserta didik akan aktif bertanya, dan mengemukakan gagasan.

Kegiatan belajar memang sebuah kegiatan yang  membangun pengetahuan Peserta didik, bukan kegiatan pasif yang hanya mendengarkan ceramah dari pendidik.

Proses belajar aktif juga akan menumbuhkan dinamika dan keterampilan belajar bagi peserta didik.

Model Pembelajaran Lainnya:

Langkah-Langkah atau Sintaks Examples Non Examples

NoLangkah-Langkah atau Sintaks Examples Non Examples
1Pendidik akan menyediakan gambar
2Pendidik akan mempresentasikan gambar
3Pendidik akan mengarahkan peserta didik untuk menyimak gambar
4Pendidik akan mengarahkan peserta didik untuk membuat grup belajar
5Grup belajar akan diberi waktu untuk mempresentasikan
6Pendidik akan mengutarakan sebuah evaluasi dan revisi
7Peserta didik bersama pendidik akan membuat kesimpulan tentang materi

Adapun langkah-langkah yang harus dilaksanakan dalam model pembelajaran example non example agar pembelajaran berjalan dengan baik, yaitu :

1. Pendidik Akan Menyediakan Gambar

. Pendidik akan menyediakan gambar

Dalam tahap ini pendidik akan menyiapkan gambar yang sesuai dengan pencapaian tujuan belajar.

Misalnya dalam kegiatan pembelajaran menulis puisi, maka pendidik akan menyiapkan gambar yang cocok dengan contoh puisi yang diberikan oleh pendidik.

2.  Pendidik Akan Mempresentasikan Gambar

 Pendidik akan mempresentasikan gambar

Pendidik akan menempelkan gambar dipapan atau menayangkannya lewat LCD. Diharapkan gambar dapat dilihat jelas oleh semua peserta didik.

3. Pendidik Akan Mengarahkan Peserta Didik untuk Menyimak Gambar

Pendidik akan mengarahkan peserta didik untuk menyimak gambar

Pendidik akan memberikan petunjuk dan memberikan kesempatan kepada peserta didik agar memperhatikan dan menganalisis gambar.

Pada tahap ini, pendidik akan memberikan penjelasan terkait tentang materi pelajaran.

4. Pendidik Akan Mengarahkan Peserta Didik untuk Membuat Grup Belajar

Pendidik akan mengarahkan peserta didik untuk membuat grup belajar

Pendidik mulai membagi peserta didik menjadi 2-3 orang. Yang nantinya akan berdiskusi mengenai analisis gambar dan kemudian dicatat pada kertas.

Pada tahap berkelompok ini, peserta didik akan mulai mengerjakan tugas yang diberikan oleh pendidik lalu menuliskan hasil pekerjaannya.

5. Grup Belajar Akan Diberi Waktu untuk Mempresentasikan

Grup belajar akan diberi waktu untuk mempresentasikan

Setiap kelompok belajar atau diskusi akan diberikan kesempatan untuk membacakan hasil diskusi kelompoknya.

Perwakilan setiap kelompok akan maju ke depan kelas lalu mulai membacakan hasil pekerjaannya.

6. Pendidik Akan Mengutarakan Sebuah Evaluasi dan Revisi

Pendidik akan mengutarakan sebuah evaluasi dan revisi

Dari diskusi serta komentar peserta didik, pendidik memberi penjelasan materi sesuai dengan tujuan yang ingin diraih.

7. Peserta Didik Bersama Pendidik Akan Membuat Kesimpulan Tentang Materi

Peserta didik bersama pendidik akan membuat kesimpulan tentang materi

Pendidik memberi penguatan materi yang telah dipelajari bersama dan memberikan kesimpulan hasil belajar peserta didik.

Prinsip Model Pembelajaran Examples Non Examples

Prinsip Model Pembelajaran Examples Non Examples

Model pembelajaran example non example juga merupakan salah satu model belajar yang mengajarkan kepada peserta didik dalam pemahaman dan menganalisis sebuah konsep.

Pada dasarnya konsep dipelajari melalui dua cara. Example dan non example merupakan strategi yang dapat digunakan dalam kegiatan pengajaran defnisi konsep.

Model yang diterapkan ini bertujuan untuk mempersiapkan peserta didik dengan cepat melalu example dan non example.

  • Example memberikan sebuah gambaran terkait sesuatu yang nantinya akan menjadi contoh dari materi yang sedang dipelajari.
  • Non example memberikan sebuah gambaran akan tetapi bukan merupakan suatu contoh dari sebuah materi yang sedang dipelajari.

Model pembelajaran example non example sangat tepat digunakan sebab akan mengetahui suatu definisi konsep secara primer dari segi definisinya daripada sifat fisiknya.

Dengan mengarahkan pusat perhatian peserta didik terhadap model pembelajaran example non example ini diharapkan dapat memberikan motivasi untuk mendalami materi belajar.

Prinsip reaksi model pembelajaran example non example ialah :

  1. Pendidik memberikan sebuah informasi besar yang nantinya akan menjadi komponen yang lebih kecil.
  2. Pendidik membagi kelompok belajar yang terdiri dari 2-3 peserta didik.
  3. Peserta didik mampu bertanggung jawab dalam penguasaan komponen yang sedang ditugaskan.

Dengan hal tersebut, akan tumbuh rasa senang ketika kegiatan belajar sedang berlangsung.

Dan menjadikan peserta didik lebih semangat karena dapat melihat materi secara langsung melalui contoh-contoh.

Dalam dibentuknya sebuah kelompok belajar, tidak hanya meteri saja yang akan dibahas dan dipelajari.

Melainkan arti penting dari sebuah kerja sama, tanggung jawab, keterlibatan belajar, dan persaingan sehat antar kelompok.

Kerangka Konsep Model Pembelajaran Example Non Example

Kerangka Konsep Model Pembelajaran Example Non Example

Model pembelajaran example non example dianggap sangat penting dilaksanakan sebab suatu definisi konsep ialah konsep yang perlu diketahui secara primer.

Dengan mengarahkan perhatian peserta didik dalam model pembelajaran example non example diharapkan dapat memotivasi peserta didik untuk memahami materi secara lebih dalam.

Pendidik akan menyiapkan contoh beserta non contoh yang nantinya akan membantu peserta didik dalam membangun makna secara mendalam dari sebuah konsep yang penting.

Joyce and Weil menyebutkan kerangka konsep model pembelajaran example non example, antara lain sebagai berikut :

  • Menghubungkan pasangan antara suatu contoh dan non contoh yang berupa penjelasan terkait sebagian besar dari karakter atau atribut dari konsep yang baru.

Dalam penyajian tersebut dilakukan dalam satu waktu kemudian meminta peserta didik untuk berpikir tentang perbedaan apa yang ada dari kedua daftar tersebut.

  • Menyiapkan model pembelajaran example dan non example tambahan. Hal ini terkait konsep yang lebih spesifik lagi.

Kegiatan ini mendorong peserta didik untuk mengecek sebuah hipotesis yang telah dibuat agar lebih mampu memahami sebuah konsep baru.

  • Meminta peserta didik untuk berpasangan dalam menggeneralisasikan konsep example dan non example.

Kemudian, pendidik meminta setiap pasangan untuk memberi informasi dikelas dan mendiskusikannya secara klasikal.

  • Pada tahap penutup pendidik meminta peserta didik untuk menjelaskan konsep yang telah dihasilkan dengan menggunakan karakter yang didapat dari example dan non example.

Berdasarkan pemaparan diatas, maka penerapan model pembelajaran example non example dalam prinsipnya sebagai upaya untuk memberikan peluang lebar kepada peserta didik.

Peluang ini seperti penemuan konsep pelajarannya sendiri melalui kegiatan menjelaskan atau mendeskripsikan pemberian contoh dan non contoh terhadap materi yang sedang dibahas.

Ciri-ciri Model Pembelajaran Example non Example

Ciri-ciri Model Pembelajaran Example non Example

Model pembelajaran example non example merupakan model yang mengajarkan kepada peserta didik dalam pemahaman sebuah konsep.

Pada dasarnya, konsep ini dipelajari dan dibahas melalui dua cara.

Konsep yang paling umum dipelajari di luar sekolah melalui pengamatan dan dibahas melalui sebuah konsep tersebut.

Model example non example merupakan strategi yang bisa digunakan dalam pengajaran definisi konsep.

Penerapan taktik example non example bertujuan untuk mempersiapkan peserta didik dengan menggunakan dua hal meliputi example dan non example.

Example merupakan pemberian gambaran tentang suatu yang digunakan sebagai contoh akan suatu materi yang sedang dipelajari dan dibahas.

Sedangkan non example merupakan pemberian gambaran tentang sesuatu yang tidak termasuk contoh dari materi yang sedang dipelajari dan dibahas.

Penerapan model pembelajaran example non example sangat amat penting dan bermanfaat sebab suatu definisi konsep yang diketahui secara primer dari segi definisinya daripada sifat fisiknya.

Perhatian peserta didik dipusatkan dengan model pembelajaran example non example yang diharapkan akan memotivasi peserta didik untuk lebih memahami tentang materi yang dibahas.

Kelebihan dan Kekurangan Model Pembelajaran Example non Example

1. Kelebihan

Kelebihan

Sebagai salah satu model pembelajaran, pastinya pendidik dapat mengetahui tentang kelebihan penerapan model pembelajaran example non example, yaitu sebagai berikut :

  • Proses kegiatan belajar akan lebih menarik sehingga semangat belajar peserta didik akan jauh lebih tinggi.
  • Hakikat belajar akan lebih berguna karena peserta didik dihadapkan dengan situasi dan keadaan yang nyata.
  • Materi yang sedang dipelajari lebih akurat dan kebenarannya bersifat faktual.
  • Kegiatan peserta didik akan lebih komperhensif sebab bisa dilakukan dengan beragam cara seperti memahami, mendengarkan, mengungkapkan perasaan, dan lain-lain.
  • Peserta didik akan lebih bisa menghayati dan memahami aspek pengetahuan baru yang telah diperolehnya.

2. Kekurangan

Kekurangan

Model pembelajaran example non example juga memiliki kekurangan, diantaranya :

  • Dalam penerapannya akan memerlukan waktu yang cukup lama.
  • Peserta didik yang berkemampuan rendah dalam memahami materi akan kesulitan dalam penerapan model pembelajaran example non example ini.
  • Proses belajar dengan minim persiapan akan mengakibatkan peserta didik tidak melakukan kegiatan belajar yang diharapkan.

Kesimpulan

Example non example merupakan metode belajar dengan mengunakan diagram, gambar, atau tabel sesuai dengan materi ajar dan kompetensi dasar.

Penyajian gambar bisa ditempel atau ditayangkan melalui LCD. Lalu pendidik menyuruh peserta didik agar memperhatikan gambar yang telah disajikan.

Kemudian tiap kelompok mendiskusikan terkait gambar tersebut, lalu melakukan presentasi, penyimpulan, evaluasi serta kegiatan refleksi (Suyatno, 2009 : 73)

Gambar yang diterapkan pada model pembelajaran example non example haruslah jelas terlihat bagi semua peserta didik.

Penggunaan gambar ini sebelumnya telah dirancang sedemikian rupa oleh pendidik sehingga peserta didik dapat menganalisis gambar tersebut menjadi sebuah deskripsi singkat.

Model pembelajaran example non example ini menekankan kepada peserta didik dalam konteks analisis.

Akan tetapi biasanya penerapan model pembelajaran example non example ini digunakan pada kelas tinggi.

Tetapi dapat pula diterapkan pada kelas rendah dengan menitikberatkan dan memperhatikan aspek psikologis dan tingkat perkembangan peserta pada kelas rendah.

Hal tersebut meliputi kemampuan menulis dan berbahasa lisan, kemampuan berinteraksi sesama peserta didik, dan kemampuan analisis kelas ringan.

Kegiatan belajar mengajar yang dilaksanakan pada setiap kelas pasti akan menimbulkan rasa jenuh dan bosan jika pembelajaran tersebut dilaksanakan secara prosedural.

Selain itu, buku-buku  penunjang dalam kegiatan belajar bagi peserta didik menganggap materi yang terlalu luas dan padat, sehingga menyebabkan timbulnya rasa keridaktarikan peserta didik.

Maka untuk mengatasi hal tersebut, pendidik diharapkan mengubah model pembelajaran menjadi model pembelajaran yang menarik, berkesan, dan menyenangkan.

Salah satunya ialah model pembelajaran example non example yang membuat peserta didik dapat menemukan konsep belajarnya sendiri.

Yang banyak ditanyakan

Apa itu model pembelajaran Example non example?

Example non example merupakan metode belajar dengan mengunakan diagram, gambar, atau tabel sesuai dengan materi ajar dan kompetensi dasar.

Bagaimana penerapan model pembelajaran Example non example?

Penyajian gambar bisa ditempel atau ditayangkan melalui LCD. Lalu pendidik menyuruh peserta didik agar memperhatikan gambar yang telah disajikan. Kemudian tiap kelompok mendiskusikan terkait gambar tersebut, lalu melakukan presentasi, penyimpulan, evaluasi serta kegiatan refleksi

Apa kelemahan dari model pembelajaran Example non example?

Proses belajar dengan minim persiapan akan mengakibatkan peserta didik tidak melakukan kegiatan belajar yang diharapkan.

Penutup

Demikian artikel mengenai model pembelajaran example non example yang diharapkan akan bermanfaat bagi para pembacanya.

Terutama bagi pendidik yang sedang atau telah menerapkan model pembelajaran example non example ini.

Diharapkan dengan adanya model pembelajaran example non example ini, peserta didik mampu mencapai standar kompetensi yang telah ditentukan.

Serta mampu mencapai tujuan belajar yang baik dan maksimal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Kalau ada sesuatu yang ingin ditanya, silakan tinggalkan komentar atau hubungi melalui Halaman Kontak yang tersedia