Minat Belajar

Minat Belajar

Dalam diri manusia pasti melakukan sebuah interaksi dengan lingkungan yang ada di sekitarnya.

Apabila sesuatu tersebut dianggap menarik dan dirasa bermanfaat bagi dirinya, maka seseorang itu akan timbul rasa minat dengan sesuatu yang menarik itu.

Minat akan muncul apabila seseorang tertarik dengan hal yang dianggapnya penting dan bisa memenuhi kebutuhan dan keinginannya.

Pada artikel dibawah ini akan dibahas terkait minat khususnya dalam dunia pendidikan.

Pengertian Minat Belajar

Pengertian Minat Belajar

Minat merupakan kekuatan untuk mengarahkan seseorang untuk melakukan suatu kegiatan yang dianggapnya menarik dan sesuai dengan keinginannya.

Minat dapat diekapresikan dengan melalui pernyataan yang menunjukkan siswa lebih senang dan tertarik terkait kegiatan yang dapat dimanifestasikan dalam suatu aktivitas.

Belajar adalah sebuah tingkah laku yang diperoleh dari suatu pengalaman. Belajar tidak dapat dikatakan sesuatu yang terjadi secara ilmiah.

Namun belajar disebabkan oleh beberapa hal, antara lain kondisi internal yang melibatkan kesiapan belajar peserta didik, dan kondisi eksternal yang merupakan suasana belajar yang sebelumnya telah diatur.

Hurlock (1990:422) berpendapat bahwa minat merupakan hasil dari sebuah pengalaman peserta didik atau proses belajar. Dalam hal ini, minat memiliki dua aspek yaitu :

1)  Aspek Kognitif

Aspek kognitif ini didasari  atas konsep yang telah dikembangkan oleh seseorang terkait bidang yang masih berhubungan dengan minat.

 Konsep kognitif dibangun  berdasarkan atas pengalaman dan apa yang telah dipelajari dari lingkungan sehari-hari.

2)  Aspek Afektif

Aspek afektif ini dapat dikatakan suatu konsep yang dapat membangun sebuah konsep kognitif dan aspek afektif ini disebutkan dalam sikap memgenai kegiatan ataupun objek yang menciptakan sebuah minat.

Aspek afektif ini memiliki andil yang besar dalam memotivasi dan mendorong tindakan seseorang.

Minat dapat disebabkan oleh faktor motivasi dan lingkungan sekitar. Minat setiap individu dapat menjadi  tinggi  apabila  disertai dengan motivasi, baik dari internal maupun  eksternal.

Menurut Tampubolon (1993:41) minat adalah akomodasi  antara sebuah keinginan dan kemampuan yang dapat meningkat apabila terdapat dorongan atau motivasi.

Misalnya peserta didik ingin mempelajari salah satu mata pelajaran, pastinya peserta didik tersebut akan banyak membaca dan mencari informasi terkait materi yang sedang ingin dipelajarinya.

 Faktor lingkungan juga dapat mempengaruhi minat seseorang.  Dalyono (1997:130) mengungkapkan terkait besar kecilnya sebuah pengaruh lingkungan  terhadap tumbuh kembang seseorang pastinya bergantung  kepada  keadaan  lingkungan.

Selain itu pula, terdapat faktor lain yang dianggap mempengaruhi munculnya minat seseorang seperti  adanya sebuah kesempatan.

Hal demikian akan muncul sebagaimana yang telah dipaparkan  oleh Mappeira (1983:63), bahwasanya sebuah minat akan timbul apabila terdapat kesempatan untuk memuncukan suatu minat tersebut. 

Baca juga artikel Visi Misi Sekolah

Pengertian Menurut Para Ahli

Adapun beberapa pengertian minat belajar menurut para ahli, antara lain sebagai berikut:

1. Hansen (dalam Susanto, 2013: 57)

Minat belajar adalah keterkaitan yang erat antara hubungan, motivasi, kepribadian, ekspresi, faktor keturunan serta  pengaruh eksternal dan lingkungan.

2. Alya (2009: 469)

Minat belajar adalah kecenderungan dari hati yang paling tinggi terhadap sesuatu termasuk kegiatan pembelajaran.

3. Arikunto (1990: 103)

Minat belajar adalah perhatian seseorang dalam memilih ataupun menolak suatu kegiatan pembelajaran.

4. Drs. Dimyati Mahmud (1982)

Minat adalah kemampuan untuk mendorong peserta didik dan menaruh perhatian kepada sesuatu yang dirasa menarik dan menguntungkan baginya.

5. Slameto (1995)

Minat adalah kecenderungan yang memperhatikan secara tetap mengenai kegiatan dengan perasaan senang dan tidak ada keterpaksaan.

Indikator Minat Belajar

NoIndikator Minat Belajar
1Ketertarikan
2Perhatian
3Kesukaan
4Meningkatkan Minat

Berikut beberapa indikator yang terdapat dalam minat belajar:

1. Ketertarikan

Ketertarikan

Ketertarikan ini berkaitan dengan daya gerak siswa yang mengarah kepada ketertarikan dengan kegiatan, benda, orang, atau sebuah pengalaman seseorang.

2. Perhatian

Perhatian

Yang dimaksud perhatian disini ialah aktivitas jiwa atau sebuah konsentrasi terkait dengan pengertian dan pengamatan dan menomorduakan selain hal tersebut.

Siswa yang mempunyai sebuah minat akan sesuatu, secara mandiri akan memperhatikan sebuah objek yang sedang diminatinya.

3. Kesukaan

kesukaan

Siswa akan muncul perasaan suka atau senang akan sesuatu, termasuk senang dalam salah satu mata pelajaran di sekolah.

Maka dengan kesukaan nya itu, siswa akan terus mempelajari mata pelajaran tersebut.l dan tidak adanya rasa terpaksa dalam kegiatan belajar.

4. Meningkatkan Minat

Meningkatkan Minat

Ketertarikan siswa terhadap sesuatu yang diminatinya atau dianggapnya menarik akan memancing keterlibatan siswa dalam hal peningkatan suatu minat belajar. Sebab minat tidak dapat muncul secara tiba-tiba.

Simak juga Hak dan Kewajiban Siswa di Sekolah

Ciri-ciri Minat Belajar

Ciri-ciri Minat Belajar

Ciri-ciri yang terdapat dalam minat belajar diantaranya:

  1. Minat tergantung pada kesempatan belajar
  2. Minat berbobot emosional.
  3. Minat tergantung pada kegiatan belajar
  4. Minat berbobot egosentris
  5. Minat dipengaruhi budaya,
  6. Minat tumbuh bersamaan dengan dengan perkembangan fisik dan mental
  7. Perkembangan minat mungkin terbatas yang mungkin dikarenakan keadaan fisik

Faktor yang Mempengaruhi Minat belajar

NoFaktor yang Mempengaruhi Minat belajar
1Pembelajaran yang Menarik
2Hubungan dengan Pengalaman yang Telah Lalu
3Beri Kesempatan untuk Melakukan yang Terbaik
4Bantuan dari Guru
5Menggunakan Metode Belajar Interaktif

Banyak faktor yang mempengaruhi minat belajar siswa, diantaranya adalah:

1. Pembelajaran yang Menarik

Pembelajaran yang Menarik

Proses pembelajaran atau bahan belajar yang menarik akan merangsang minat siswa dalam mengikuti kegiatan pembelajaran.

Apabila suatu bahan pembelajaran tersebut sesuai dengan minat siswa, maka siswa tersebut akan aktif dalam mengikuti kegiatan pembelajaran.

Akan tetapi apabila pembelajaran tidak sesuai dengan minat siswa, maka kegiatan tersebut akan diacuhkan oleh siswa. Dengan begitu siswa tidak dapat belajar dengan maksimal sebab tidak adanya daya tarik tertentu.

2. Hubungan dengan Pengalaman yang Telah Lalu

Hubungan dengan Pengalaman yang Telah Lalu

Sebuah pengalaman sangat mempengaruhi minat belajar peserta didik, sebab peserta didik akan belajar dari pengalaman yang telah lalu dan telah dialaminya.

Apabila pengalaman peserta didik menyenangkan dan baik, maka akan timbul minat dalam diri peserta didik terkait apa yang dianggapnya menarik dan sebaliknya.

3. Beri Kesempatan untuk Melakukan yang Terbaik

Beri Kesempatan untuk Melakukan yang Terbaik

Guru akan memberikan kesempatan kepada peserta didik agar mengembangkan potensi dan kemampuannya menggunakan minat yang dimilikinya.

Guru berperan untuk memantau dan membimbing setiap peserta didik dalam melakukan kegiatan belajar dengan pengembangan keterampilan secara mandiri.

4. Bantuan dari Guru

Bantuan dari Guru

Guru dianggap sebagai objek yang dapat mendorong dan meningkatkan minat belajar para siswanya.

Apabila guru telah berhasil dalam membina siswanya, berarti guru tersebut telah memenuhi kewajibannya sebagai seorang pendidik.

Guru yang memiliki sikap ramah, baik, disiplin, dan pandai tentunya akan disegani dan disenangi oleh semua peserta didik dan sangat berpengaruh dalam pengembangan minat belajar peserta didik.

Akan tetapi jika sebaliknya, guru yang mempunyai sikap yang buruk yang tidak disenangi oleh peserta didik, maka akan berdampak dalam timbulnya minat belajar peserta didik.

5. Menggunakan Metode Belajar Interaktif

Menggunakan Metode Belajar Interaktif

Metode belajar interaktif ialah dirancang untuk menciptakan suasana pembelajaran di kelas yang menitikberatkan pada peserta didik agar terlibat secara aktif dalam proses belajar mengajar.

Dengan menggunakan metode interaktif ini peserta didik diberi kesempatan untuk bertanya terkait topik atau materi yang akan dipelajari.

Lalu peserta didik akan melakukan pengamatan dan pencarian informasi mengenai pertanyaan nya sendiri.

Cara Membangkitkan Minat Belajar

Cara Membangkitkan Minat Belajar

Terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan minat belajar peserta didik, diantaranya:

  • Pemberian motivasi dan dorongan yang positif kepada peserta didik, sehingga para peserta didik akan melakukan kegiatan pembelajaran secara sukarela dan tidak terpaksa.
  • Pemberian kesempatan dan peluang kepada peserta didik agar dapat belajar dengan lingkungan sekitar yang kondusif dan kreatif.
  • Guru mempersiapkan berbagai teknik dan bentuk untuk mengajar peserta didik sehingga peserta didik akan lebih mudah menyerap terkait materi yang diajarkan.
  • Mencari dan berusaha untuk mendapatkan informasi mengenai materi atau bidang studi yang diajarkan.
  • Mengkaitkan materi yang sedang dibahas dengan pengalaman yang dimiliki oleh peserta didik, agar peserta didik lebih mudah dalam memahaminya.

Fungsi Minat dalam Belajar

NoFungsi Minat dalam Belajar
1Minat dapat Mempengaruhi Bentuk Intensitas Cita-Cita
2Minat Sebagai Pemberi Motivasi yang Kuat
3Hasil Belajar yang Akan dipengaruhi oleh Jenis dan intensitas
4Minat yang Terbentuk Sejak Kecil

Minat yang dikatakan sebagai salah satu faktor yang dapat mempengaruhi usaha yang dilakukan seseorang.

Apabila seseorang memiliki Minat yang kuat,  maka akan dapat menciptakan usaha yang serius dan tidak mudah putus asa dalam menghadapi segala rintangan.

Hal ini berlaku jiga apabila seorang peserta didik ini mempunyai rasa ingin belajar, maka peserta didik tersebut jug akan cepat dalam mengerti dan mengingatnya.

Menurut Hurlock (Wahid, 1998) fungsi minat dalam belajar,  antara lain sebagai berikut:

1. Minat dapat Mempengaruhi Bentuk Intensitas Cita-Cita

Minat dapat Mempengaruhi Bentuk Intensitas Cita-Cita

Misalnya anak yang memiliki minat pada bidang olah raga, maka peserta didik tersebut memiliki cita-cita agar menjadi olahragawan yang berhasil, sedangkan terdapat peserta didik yang memiliki minat pada bidang kesehatan fisiknya maka tidak menutup kemungkinan cita-citanya ialah menjadi dokter.

 2. Minat Sebagai Pemberi Motivasi yang Kuat

Minat Sebagai Pemberi Motivasi yang Kuat

Minat peserta didik agar dapat memahami dan menguasai pelajaran bisa mengarahkannya untuk belajar kelompok.

 3. Hasil Belajar yang Akan dipengaruhi oleh Jenis dan Intensitas

Hasil Belajar yang Akan dipengaruhi oleh Jenis dan intensitas

Minat yang dimiliki oleh seseorang pada saat diajar oleh guru yang sama dan juga diberi pelajaran yang sama, maka hasil pengetahuan yang didapatnya pasti berbeda-beda.

Hal demikian disebabkan karena adanya perbedaan terkait daya serap mereka dan daya serap ini juga tentunya dipengaruhi oleh intensitas minat mereka.

 4. Minat yang Terbentuk Sejak Kecil

Minat yang Terbentuk Sejak Kecil

 Minat pada dasarnya telah terbentuk sejak kecil dan akan terus dilakukan sampai hal tersebut menjadi suatu kenyataan.

Apabila sesuatu tersebut terwujud dan menjadi nyata, maka rasa suka duka tidak akan terasa, sebab  semua tugas yang dikerjakan oleh peserta didik tersebut dengan penuh sukarela.

 Dalam keterkaitannya dengan perhatian, minat ini memiliki peran dalam menimbulkan perhatian, menciptakan kemudahan pemusatan perhatian serta menghindari gangguan perhatian yang berasal dari luar.

Oleh sebab  itu, minat sangag berpengaruh  dalam kegiatan belajar dikarenakan bahan pelajaran yang sesuai dengan minat peserta didik akan mempengaruhi perkembangan potensi belajar peserta didik.

Cek juga artikel Level Kognitif

Kesimpulan

Minat merupakan kekuatan untuk mengarahkan seseorang untuk melakukan suatu kegiatan yang dianggapnya menarik dan sesuai dengan keinginannya.

Minat pada dasarnya telah terbentuk sejak kecil dan akan terus dilakukan sampai hal tersebut menjadi suatu kenyataan.

Salah satu cara pengembangan minat ialah memberian motivasi dan dorongan yang positif kepada peserta didik, sehingga para peserta didik akan melakukan kegiatan pembelajaran secara sukarela dan tidak terpaksa.

Pada minat belajar ini dipengaruhi oleh pembelajaran yang menarik dan minat yang bergantung pada kesempatan belajar.

Proses pembelajaran atau bahan belajar yang menarik akan merangsang minat siswa dalam mengikuti kegiatan pembelajaran.

Apabila suatu bahan pembelajaran tersebut sesuai dengan minat siswa, maka siswa tersebut akan aktif dalam mengikuti kegiatan pembelajaran.

Yang Banyak Ditanyakan

Bagaimana Cara Meningkatkan Minat Belajar?

Pendidik dapat memberikan kesempatan dan peluang kepada peserta didik agar dapat belajar dengan lingkungan sekitar yang kondusif dan kreatif.

Apa Peran Guru dalam Meningkatkan Minat Belajar?

Guru dapat mempersiapkan berbagai teknik dan bentuk untuk mengajar peserta didik sehingga peserta didik akan lebih mudah menyerap terkait materi yang diajarkan.

Penutup

Demikian artikel terkait minat belajar siswa yang sangat mempengaruhi terhadap hasil yang akan diperoleh dalam proses pembelajaran.

Guru diharapkan agar selalu menerapkan cara dan strategi yang digunakan untuk mengembangkan minat belajar siswa.

Dengan adanya minat ini, peserta didik akan mendapatkan hasil yang memuaskan dalam kegiatan pembelajaran.

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like
Perangkat Pembelajaran
Read More

Perangkat Pembelajaran

Didalam proses pendidikan, lembaga sekolah pastikan akan melakukan suatu rancangan-rancangan pembelajaran. Rancangan ini disebut sebagai Perangkat Pembelajaran. Baca…
Pengertian Pembelajaran Abad 21
Read More

Pembelajaran Abad 21

Pembelajaran abad 21 merupakan kegiatan pembelajaran yang digunakan dalam mempersiapkan pendidik untuk menjadi generasi abad 21. Simak untuk…