Metodologi penelitian bermanfaat untuk pemetaan pekerjaan penelitian secara menyeluruh untuk mencapai hasil dan tujuan yang diharapkan. Baca lebih lanjut untuk mengetahui informasinya

Tidak jarang ditemui apabila sebagian orang pasti akan melakukan sebuah penelitian dalam pendidikan. Penelitian yang dilakukan dapat bersifat proyek ataupun mandiri.

Penelitian dianggap sebagai suatu kegiatan yang secara sistematis dilakukan dalam rangka pengujian hipotesis terkait permasalahan yang sedang diteliti.

Dalam kegiatan penelitian, pastinya tak luput dari istilah metodologi penelitian.

Baca juga artikel Pendekatan Pembelajaran

Pengertian Metodologi Penelitian

Pengertian Metodologi Penelitian

Metodologi penelitian ialah cara yang digunakan untuk mengetahui tentang hasil dari suatu masalah penelitian yang spesifik.

Dalam metodologi ini, peneliti akan menggunakan beberapa kriteria yang berbeda dalam pemecahan permasalahan dalam suatu kegiatan penelitian yang sedang dilakukan.

Kriteria yang berbeda ini mengungkapkan bahwa dalam penggunaan beberapa jenis metode ialah digunakan sebagai pemecahan dalam sebuah masalah.

Peneliti dalam metodologi ini akan berusaha untuk mencari sebuah pertanyaan-pertanyaan yang nantinya akan diberikan dengan berbagai cara yang sistematis.

Hal ini dilakukan untuk mengetahui dari seluruh jawaban sampai dengan kegiatan pengambilan suatu kesimpulan.

Apabila dalam kegiatan penelitian ini tidak dilakukan dengan cara sistematis, maka kemungkinan dalam mengetahui hasil akhir pun sedikit.

Dalam kegiatan menemukan dan menjelajahi pertanyaan-pertanyaan pada proses penelitian, peneliti pastinya akan menghadapi segala persoalan.

Persoalan atau permasalahan yang akan dihadapi oleh peneliti ini akan diselesaikan secara efektif apabila dalam penerapan metodologi penelitian nya dengan benar.

Pada dasarnya, metodologi dapat dikatakan sebagai pemberian suatu ide atau gagasan secara jelas terkait metode dan proses apa yang nantinya akan dilakukan oleh si peneliti untuk mencapai tujuan.

Pada kegiatan perencanaan proses penelitian secara menyeluruh dan tepat waktu, peneliti diharapkan agar berhati-hati dalam pemilihan metodologi penelitian.

Sebab pemilihan metodologi penelitian ini merupakan bagian yang paling penting diterapkan pada saat melakukan kegiatan penelitian.

Metodologi penelitian ini juga akan bermanfaat untuk pemetaan pekerjaan penelitian secara menyeluruh untuk mencapai hasil dan tujuan yang diharapkan.

Jadi, metodologi penelitian dapat diambil kesimpulan bahwa metodologi penelitian ini suatu upaya yang sistematis untuk memecahkan suatu permasalahan.

Selain itu, metodologi penelitian juga digunakan peneliti untuk menjawab berbagai masalah atau fenomena yang sedang terjadi.

Dalam penggunaan metodologi penelitian ini, peneliti akan mudah dalam pengambilan kesimpulan dan dapat menemukan solusi dari suatu permasalahan yang sedang diteliti.

Kesimpulan-kesimpulan yang akan diambil oleh peneliti ini tentunya dapat dipercaya, sebab peneliti menggunakan pengukuran yang scientific.

Manfaat Metodologi Penelitian

Manfaat Metodologi Penelitian

Adapun manfaat dalam metodologi penelitian, antara lain sebagai berikut :

  1. Dalam penggunaan metodologi, akan dapat memudahkan peneliti dalam melakukan pekerjaannya sampai ke tahap mengambil suatu kesimpulan atau keputusan.
  2. Dalam penggunaan metodologi, peneliti akan mampu mengatasi keterbatasan yang ada dalam kegiatan penelitian, seperti keterbatasan biaya, keterbatasan waktu, tenaga, etik, dan keterbatasan-keterbatasan lainnya.
  3. Peneliti dalam pengambilan Kesimpulan-kesimpulan pasti dapat dipercaya dan dapat dibuktikan.
  4. 4. Kesimpulan yang telah disusun oleh peneliti ini juga dapat digunakan sebagai solusi dalam kegiatan pemecahan masalah.

Tujuan Penelitian

Tujuan Penelitian

Adapun tujuan penelitian secara umum antara lain sebagai berikut :

  • Agar mendapatkan suatu ilmu pengetahuan dan penemuan-penemuan yang baru.
  • Agar dapat membuktikan dan menguji terkait kebenaran dari pengetahuan yang telah ada sebelumnya.
  • Agar dapat mengembangkan ilmu pengetahuan yang ada.

Metode Penelitian

Beberapa macam metode penelitian diantaranya:

1. Penelitian Kuantitatif

Penelitian Kuantitatif

Penelitian kuantitatif merupakan kegiatan penemuan pengetahuan dengan menggunakan sebuah data yang berupa angka yang nantinya akan dapat digunakan dalam kegiatan analisis terkait apa yang ingin diketahui.

A. Asumsi Penelitian Kuantitatif:

  • Realitas yang digunakan sebagai sasaran penelitian ini memiliki dimensi yang tetap dan dapat di prediksi, dimensi tunggal dan dimensi fragmental.
  • Variabel akan dapat diukur dan di identifikasi dengan menggunakan alat yang baku serta objektif.

B. Karakteristik dari Penelitian Kuantitatif:

  • Penggunaan pola pikir yang deduktif, yaitu berusaha dalam memahami sebuah peristiwa atau fenomena dengan menggunakan Konsep-konsep umum dalam penjelasan peristiwa khusus.
  • Menggunakan logika yang positivistik serta menghindari hal-hal yang dianggap memiliki sifat yang subjektif.
  • Pada kegiatan penelitian akan menggunakan prosedur yang telah ditetapkan.
  • Penelitian kuantitatif memiliki tujuan untuk penyusunan sebuah ilmu yang berupaya menciptakan beberapa hukum dari generalisasinya.
  • Subjek yang sedang di teliti, sumber data yang diperlukan, data yang telah dikumpulkan, atau alat yang digunakan dalam pengumpulan data ini sebelumnya telah direncanakan.
  • Dalam mengumpulkan data akan menggunakan alat yang baku dan objektif.
  • Adanya perhitungan angka dan kegiatan kuantifikasi sebuah data.
  • Penempatan diri yang dilakukan oleh peneliti ialah terpisah dengan objek penelitian nya. Dalam artian, peneliti tidak berperan secara emosional dengan subjek yang sedang di teliti.
  • Apabila semua data telah terkumpul, maka kegiatan analisis baru bisa dilakukan.  Dalam kegiatan analisis, peneliti diharuskan memahami berbagai teknik secara statistik.
  • Penelitian kuantitatif dapat dikatakan sebagai kegiatan penelitian ilmiah.

C. Prosedur Penelitian Kuantitatif:

  1. Mengidentifikasi suatu masalah.
  2. Melakukan studi literatur.
  3. Mengembangkan sebuah kerangka konsep.
  4. Mengidentifikasi terkait definisi variabel, pertanyaan penelitian, dan hipotesis (dugaan sementara).
  5. Mengembangkan desain penelitian.
  6. Teknik sampling.
  7. Melakukan kegiatan pengumpulan data serta kuantifikasi data.
  8. Melakukan kegiatan analisis data yang telah diperoleh.

D. Metode Penelitian Kuantitatif:

#1. Perumusan Masalah

Perumusan masalah ini terkait dengan pertanyaan mengenai suatu objek yang sudah jelas dalam batas-batasnya dan dapat dilakukan kegiatan identifikasi faktor yang ada di dalamnya.

#2. Penyusunan Kerangka Berpikir

Dalam rangka penyusunan  suatu hipotesis yang menmaparkan tentang hubungan yang mungkin terjadi antara faktor yang saling terkait dan pembentukan konstelasi masalah.

Penyusunan kerangka berpikir ini dilakukan secara rasional yang di dasarkan pada premis ilmiah yang sebelumnya telah diuji kebenaran nya.

#3. Perumusan Hipotesis (Dugaan Sementara)

Perumusan hipotesis ini merupakan penyusunan jawaban atau dugaan sementara terkait pertanyaan yang sedang diajukan yang materinya mencakup kesimpulan dari kerangka berpikir yang sebelumnya telah dikembangkan.

#4. Pengujian Hipotesis

Pengujian hipotesis ini merupakan kegiatan mengumpulkan beberapa fakta yang masih relevan dengan hipotesis yang telah diajukan .

Hipotesis yang diajukan ini nantinya akan memperlihatkan terkait fakta yang mendukung hipotesis tersebut.

#5. Penarikan kesimpulan

Penarikan kesimpulan ini merupakan kegiatan menilai terkait hipotesis yang diajukan itu diterima atau ditolak.

2. Penelitian Kualitatif

Penelitian Kualitatif

Penelitian kualitatif ialah penelitian yang sudah umum digunakan dalam proses meneliti objek alamiah.

Saryono (2010) berpendapat bahwa penelitian kualitatif adalah penelitian yang digunakan dalam hal penyelidikan, penemuan, penggambaran, dan penjelasan terkait kualitas penelitian.

Selain itu keistimewaan dari sebuah pengaruh sosial yang tidak bisa di paparkan, dideskripsikan, dan diukur menggunakan pendekatan kuantitatif.

Metode kualitatif bertujuan untuk menjelaskan suatu peristiwa atau fenomena secara mendalam dengan mengumpulkan data secara mendalam pula.

Pada kegiatan meneliti secara mendalam terkait pemerolehan data, maka dapat dikatakan bahwa semakin baik kualitas penelitian nya.

Adapun karakteristik penelitian kualitatif, antara lain sebagai berikut :

#1. Pola Pikir yang Induktif.

Teori yang tercipta ini dari data bukan dari argumentasi sementara (hipotesis), seperti yang terjadi dalam penelitian kuantitatif.

#2. Perspektif atau Partisipasi yang Sangat Diutamakan dan Dihargai

Peneliti lebih berfokus pada presepsi dan makna menurut sudut pandang yang sedang ditelitinya.

Sehingga peneliti dapat menemukan apa yang dikatakan fakta fenomenologis.

#3. Tidak Menggunakan Rancangan Baku.

Dalam penelitian secara kualitatif ini tidak menggunakan suatu rancangan yang baku.

Rancangan ini akan terus berkembang pada saat diberlangsungkannya kegiatan penelitian.

Penelitian kualitatif mempunyai tujuan yaitu untuk memahami, pencarian sebuah makna, penemuan kebenaran baik itu secara empiris logis ataupun empiris sensual.

Subjek yang sedang diteliti, pengumpulan data, sumber data yang diperlukan ini dapat berubah-ubah, sebab bergantung dengan suatu kebutuhan.

Pengumpulan data dengan prinsip fenomenologis.

kegiatan ini ialah memahami secara mendalam terkait fenomena atau gejala yang sedang dihadapi.

3. Penelitian Campuran/Gabungan

Penelitian Campuran

Metode penelitian campuran ini ialah pengkombinasian antara penelitian kuantitatif dengan penelitian kualitatif. Penelitian campuran ini lebih kompleks dibandingkan metode penelitian yang lain.

Penelitian campuran ini tidak hanya sekedar kegiatan pengumpulan dan penganalisisan dua macam data, namun keterlibatan dari fungsi kuantitatif dan kualitatif secara menyeluruh itu jauh lebih besar.

Adapun tujuan dari penelitian campuran, antara lain sebagai berikut :

  • Agar dapat memahami terkait sebuah isu atau masalah dalam kegiatan penelitian .
  • Untuk memperoleh hasil yang statistik kuantitatif lalu menindaklanjuti dengan melakukan kegiatan observasi atau wawancara beberapa individu.
  • Untuk dapat mengeksplorasikan sebuah pandangan kualitatif kemudian dianalisis secara kuantitatif.
  • Agar dapat mengungkapkan hak-hak dari sebuah Individu atau kelompok yang tertindas.

Simak juga artikel Landasan Teori

Jenis dan Contoh Metodologi Penelitian

Adapun jenis dan contoh metodologi penelitian antara lain sebagai berikut :

1. Penelitian Survey

Penelitian Survey

Kegiatan penelitian survei ialah kegiatan meneliti dengan mengumpulkan beberapa informasi atau data pada komunitas yang besar, dan data tersebut akan mewakili komunitas secara menyeluruh.

Peran ilmu statistik sangat penting dalam penelitian survey ini, sehingga data yang nantinya akan dikumpulkan menjadi valid.

2. Penelitian Eksperimental

Penelitian Eksperimental

Penelitian eksperimental ini ialah penelitian yang dilakukan dengan coba-coba atau pengujian sebuah hipotesis dan kegiatan mengenali suatu hubungan sebab akibat dengan adanya maksud tertentu.

Jenis penelitian eksperimental ini dibagi lagi menjadi 4 jenis, antara lain :

  • pre experimental,
  • true experimental,
  • quasy experimental, dan
  • design factorial.

3. Penelitian Cross-Sectional

Penelitian Cross-Sectional

Penelitian ini pada umumnya hampir sama dengan penelitian survei. Penelitian ini juga mengarah ke penelitian kuantitatif.

Pada dasarnya Penelitian cross-sectional melakukan kegiatan analisis lebih dari satu kasus dan dalam waktu yang bersamaan.

Variasi yang ada dalam penerapan penelitian ini ialah variasi antar keluarga, individu, negara, organisasi, dan lain-lain.

Tetapi Penelitian cross-sectional harus memiliki ukuran yang besar dan memungkinkan adanya varian antar sebuah variabel atau kasus.

4. Penelitian Longitudinal

Penelitian Longitudinal

Penelitian ini merupakan sebuah desain yang diterapkan dalam mengukur perubahan dan perkembangan suatu peristiwa dalam jangka yang panjang.

Metodologi penelitian longitudinal ini biasanya menggunakan survey dalam pengumpulan data dari sebuah sampel penelitian.

Penelitian ini jarang digunakan dalam kegiatan penelitian, sebab memerlukan biaya dan waktu yang bisa dikatakan tinggi.

5. Penelitian Grounded

Penelitian Grounded

Penelitian ini lebih memfokuskan pada intensi dalam menciptakan teori yang berasal dari data lapangan.

Dalam menerapkan metode ini, peneliti tidak menggunakan teori ataupun konsep yang sudah ada pada sumber lain.

Teori yang nantinya dihasilkan oleh peneliti ini menyiratkan sebuah upaya terkait eksplorasi data yang mendalam pada proses analisis dan pengumpulan nya.

6. Penelitian Fenomenologi

Penelitian Fenomenologi

Pada penelitian ini kurang lebihnya bisa dikatakan sama dengan penelitian grounded. Apabila dalam penelitian grounded ini melibatkan intensi dalam kegiatan eksplorasi sehingga dapat menimbulkan penemuan baru.

Sedangkan penelitian fenomenologi ini lebih ke arah elaboratif dan deskriptif.

Peneliti yang sedang menerapkan metode ini akan berusaha dalam pemahaman esensi dari sebuah pengalaman penelitian.

Esensi ini biasanya diketahui melalui kegiatan observasi dan wawancara secara mendalam dan menyeluruh.

Fokus dari penelitian fenomenologi ini ialah esensi dari sebuah pengalaman individu.

7. Penelitian Etnografi

Penelitian Etnografi

Penelitian etnografi ini kegiatan menganalisa dengan detail yang melalui sebuah kelompok sosial yang ada dalam masyarakat.

Penelitian etnografi ini biasanya dilakukan dengan kegiatan Mewawancarai narasumber dan melakukan dokumentasi peristiwa yang ada pada suatu kelompok sosial.

8. Penelitian Naratif

Penelitian Naratif

Penelitian naratif ini akan berfokus pada pengalaman hidup individunya. Dalam penerapan metode jenis ini mirip dengan studi biografi.

Eksplorasi penelitian dilakukan untuk mendalami pengalaman hidup dari individu yang sedang diteliti. Pengalaman hidup ini akan disampaikan melalui cerita yang di ingatnya.

Teknik pengumpulan data yang utama ialah kegiatan wawancara dan riset dokumen.

9. Studi Kasus

Studi Kasus

Pada studi kasus ini ialah kegiatan menggali informasi yang lebih dalam melalui permasalahan yang sedang terjadi di sekitar. Ibaratnya kita menjadi detektif dalam kegiatan pemecahan masalah.

Informasi atau data yang terkait dengan permasalahan ini digunakan sebagai penunjang dalam pencarian sebuah solusi.

Oleh sebab itu, data yang berupa sebuah kejadian yang masih berkaitan dengan topik perlu dikumpulkan sebagai penyelesaian suatu permasalahan yang ada.

10. Penelitian Komparatif

Penelitian Komparatif

Penelitian komparatif ini disebut penelitian yang fleksibel. Ini berarti penelitian dapat digunakan pada riset kuantitatif ataupun pada kualitatif.

Penelitian komparatif dikatakan perbandingan dari dua atau lebih terkait kasus yang sedang diteliti.

Cek juga artikel Taksonomi Bloom

Kesimpulan

Pada dasarnya, metodologi dapat dikatakan sebagai pemberian suatu ide atau gagasan secara jelas terkait metode dan proses apa yang nantinya akan dilakukan oleh si peneliti untuk mencapai tujuan.

Adapun salah satu  tujuan penelitian secara umum yaitu agar mendapatkan suatu ilmu pengetahuan dan penemuan-penemuan yang baru.

Dalam penggunaan metodologi, peneliti akan mampu mengatasi keterbatasan yang ada dalam kegiatan penelitian, seperti keterbatasan biaya, keterbatasan waktu, tenaga, etik, dan keterbatasan-keterbatasan lainnya.

Adapun pendekatan yang digunakan dalam kegiatan penelitian ada tiga, diantaranya adalah pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, Campuran/gabungan/mix method.

Penelitian campuran ini lebih kompleks dibandingkan metode penelitian yang lain.

Dan jenis penelitian yaitu Penelitian survey, Penelitian komparatif, penelitian etnografi, penelitian naratif, Penelitian eksperimental, Penelitian cross-sectional, Penelitian longitudinal, Penelitian grounded, Penelitian fenomenologi, dan Studi kasus.

Yang Banyak Ditanyakan

Apa itu Metodologi Penelitian?

Metodologi Penelitian adalah mengumpulkan data keperluan penelitian dengan cara yang sistematis

Apa manfaat dari Metodologi Penelitian?

Metodologi penelitian akan bermanfaat untuk pemetaan pekerjaan penelitian secara menyeluruh untuk mencapai hasil dan tujuan yang diharapkan.

Penutup

Demikian penjelasan terkait dengan metodologi penelitian yang diharapkan dapat bermanfaat bagi para pembacanya.

Penelitian dianggap sebagai suatu kegiatan yang secara sistematis dilakukan dalam rangka pengujian hipotesis terkait permasalahan yang sedang diteliti.

Dan diharapkan bagi peneliti agar mempelajari dan memahami terlebih dahulu terkait metodologi penelitian yang nantinya akan berguna dalam pencapaian tujuan dari suatu kegiatan penelitian.

Dan dengan adanya metodologi penelitian maka kegiatan meneliti akan berjalan dengan hasil yang memuaskan.

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like
Taksonomi Bloom
Read More

Taksonomi Bloom

Dalam pendidikan, taksonomi ini dimanfaatkan dalam pengklasifikasian suatu tujuan pendidikan. Salah satunya adalah Taksonomi Bloom. Simak penjelasannya dalam…
Minat Belajar
Read More

Minat Belajar

Dalam diri manusia pasti melakukan sebuah interaksi dengan lingkungan yang ada di sekitarnya. Apabila sesuatu tersebut dianggap menarik…
Perangkat Pembelajaran
Read More

Perangkat Pembelajaran

Didalam proses pendidikan, lembaga sekolah pastikan akan melakukan suatu rancangan-rancangan pembelajaran. Rancangan ini disebut sebagai Perangkat Pembelajaran. Baca…
Pengertian Pendekatan Saintifik
Read More

Pendekatan Saintifik

Pendekatan adalah suatu kegiatan dasar yang mengispirasi, dan melatar belakangi terkait tentang model pembelajaran yang akan diterapkan dengan…
Catatan Wali Kelas
Read More

Catatan Wali Kelas

Pada kurikulum 2013 ini, terdapat banyak hal unik dan menarik untuk dibahas. Terutama dalam segi penilaian hasil belajar…
Tupoksi Guru 1
Read More

Tupoksi Guru

Tugas pokok dan fungsi guru ini dilakukan pada tingkat pendidikan anak usia dini (PAUD), dan pada pendidikan formal…